Caleg DPR RI PAN Heru Cipto Nugroho Prihatin Adanya Kasus Transfer Kader Parpol

IMG_20180724_110112-390x381

Suaraheadline.com Jakarta – Persaingan antara partai politik pada perhelatan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres di tahun 2018-2019 yang tinggal beberapa bulan lagi, sudah semakin dahsyat dan begitu memilukan pasalnya dengan nyata dan fakta beberapa orang figur kader Parpol yang dianggap potensial di partainya telah terjadi perpindahan dan yang lebih miris lagi beritanya telah viral banyak menuai komentar kontroversi dikalangan publik, diduga adanya transaksi jual beli (transfer) seorang figur parpol mantan kader PAN artis Lucky Hakim yang Loncat pindah ke Partai Nasdem karena di transfer uang sebesar Rp 5 Milyar hingga di ketahui oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan

“Saya mengetahui adanya dugaan transfer tersebut dari pesan singkat Lucky Hakim sendiri,”ungkap Zulkifli Hasan yang juga menjabat Ketua MPR RI

Sementara itu Heru Cipto Nugroho biasa di panggil Heru CN Caleg PAN DPR RI Dapil Jateng V ( Solo, Klaten, Boyolali, Sukoharjo).Ketika ditanya wartawan seusai pertemuan dengan sesama Caleg PAN dikantor DPP PAN Jln Senopati Jakarta Selatan.Selasa (24/718), terkait tanggapannya mengenai adanya transaksi kasus Transfer Caleg tersebut, Ia mengakui memang sudah banyak mendengar dan membaca berita-beritanya tentang kasus transfer Caleg terutama yang ada di partainya PAN dan Partai Lainnya.

Menurutnya kasus transfer Caleg itu bukan satu orang kader parpol saja bahkan ada beberapa kader parpol yang lainnya pindah-pindah parpol yang juga dibiayai untuk kampanye sampai Caleg tersebut turun ke Dapilnya masing-masing. Tentunya saya sangat prihatin adanya kasus transfer kader Parpol tersebut.

IMG_20180724_110132-390x357

Lanjut Heru CN, bahwa memang di tahun politik Jaman now ini, transaksi jual beli (Transfer) sudah bukan rahasia umum lagi hanya ada di cabang olahraga paling populer seperti sepak bola saja akan tetapi sudah mulai merambat ke para kader Partai Politik yang di nilai bisa mendongkrak dan meraih suara terbanyak pada Pileg di tahun politik 2018-2019 yang tentunya berujung pada Pilpres 2019 mendatang.

“Saya sangat menyanyakan adanya praktek transfer kader parpol tersebut, maaf banget ya..berarti Parpol tersebut tidak PEDE dengan kadernya sendiri, dan yang paling bikin saya TERCENGANG juga biaya transfer maupun biaya lain-lainya itu kan tidak sedikit. Mungkin ada Cukong yang bekingin biayanya, apalagi pastinya yang biayain transfer Caleg itu kan punya maksud-maksud tertentu ya..kalian jurnalis pastinya lebih paham ,”ujar Heru CN

Selanjutnya Heru CN mengatakan jika Caleg tersebut tidak terpilih bagaimana nasibnya tuh. Apakah Caleg yang sudah ditransfer tersebut harus mengembalikan uangnya kembali ?? Kalau memang harus di kembalikan uangnya, ” maaf loh yaa..kasian tuh Calegnya jadi korban, bisa-bisa dia jual harta benda segalanya tuh..”ucap Heru CN

Sedangkan saat di tanya soal Aset negara PERTAMINA yang akan di Jual oleh Menteri BUMN, Heru CN menjawab secara singkat coba kita belajar dari Malaysia yang dahulu
negara Malaysia itu telah belajar mengelola aset negaranya dari negara kita, kenapa sih sekarang ini sudah jaman Now, kok negara kita bisa kalah tertinggal dengan Malaysia.

“Saya semakin prihatin apa yang bisa diharapkan dengan nasib kehidupan masyarakat di negara kita ini nantinya, klo semua aset negara kita di jual sampai ke tangan negara Asing,” pungkasnya (Ichsan)

Posted by admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *