BARABAJA Tanggap Bencana NTT Menyalurkan Bantuan Melalui Posko Garda NTT di Kampus Saint Mary’s

SuaraHeadline.com Jakarta – Untuk kesekian kalinya Indonesia ditimpa musibah bencana alam, kali ini musibah bencana alam yang melanda NTT awal bulan April 2021 ini, yang membuat kelumpuhan di beberapa wilayah provinsi NTT.

Garda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan konfrensi pers terkait bantuan penyerahan logistik bantuan dari BaraBaja yang diadakan di Sekretariat & Posko Garda NTT Saint Mary di jl. KH Hasyim Ashari no. 54 Jakarta Pusat 08/04/2021

Bantuan Logistik dan perbaikan segera sarana dan prasarana di titik-titik wilayah akibat bencana banjir tersebut sangat dibutuhkan segera mungkin oleh para korban banjir. Oleh sebab itu, pemerintah pusat dan semua pihak harus segera mungkin membantu dan menangani masalah bencana alam yang sudah banyak memakan korban.

Relawan BARABAJA, salah satu Ormas yang ikut peduli dengan bencana di NTT, memberikan bentuk kepedulian dengan membentuk panitia penggalangan bantuan donasi untuk korban bencana badai siklon seroja di NTT

BARABAJA memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian bencana di NTT. Akses yang sulit akibat bencana tersebut mengakibatkan kesulitan dalam pendistribusian bantuan. Hal ini dikemukakan oleh Sekjen BARABAJA, Effendi Ahmad.”BARABAJA memberikan bantuan sebagai tanda kepedulian kepada sesama Anak Bangsa. Hal ini mengingat bahwa satu provinsi NTT menjadi korban dari badai tersebut. Kita hanya berupaya untuk memberikan bantuan secepat mungkin agar segera diterima oleh masyarat korban bencana alam,” ujar Effendi

Dari pihak Garda NTT dengan ketuanya, Tons Ebit ditemani SEKJEN, Marlin Bato, mengatakan bahwa Bencana alam di NTT merupakan bencana nasional karena mengakibatkan dampak luas dari satu provinsi. “Hampir semua wilayah NTT lumpuh dan sulit untuk memberikan bantuan. Namun berkat kerjasama dan kepedulian semua pihak, maka bantuan disalurkan walaupun medan yang masih sulit terjangkau karena porak poranda akibat badai. Hanya melalui pesawat domestik yang bisa mengangkut barang-barang logistik bantuan,” ujar Tons Ebit.

Marlin Bato mengatakan bahwa wilayah Kupang, Alor, Ende dan wilayah lainnya masih lumpuh baik dari infrastruktur dan berbagai gedung-gedung hancur akibat bencana ini. “Untuk sementara ini, para pengungsi ditampung di gedung-gedung yang masih bertahan seperti sekolah, gereja, mesjid, bahkan instansi pemerintah dan gedung DPRD digunakan untuk tempat pengungsian,” ujar Tons Ebit.

Marlin Bato mengatakan bahwa bantuan dari BARABAJA ini sangat membantu dalam Masyarakat NTT agar bisa bertahan hidup dari bencana yang melanda. “Kami sangat berterima kasih akan bantuan dari BARABAJA untuk Garda NTT dan bantuan ini segera disalurkan ke daerah-daerah NTT yang mengalami situasi parah,” ujar Marlin. Ia juga mengajak dan masih membuka pintu semua pihak agar bisa memberikan bantuan untuk korban bencana NTT melalui posko Garda NTT.

Bantuan terus berdatangan seperti dari Laskar Nusantara turut mengambil bagian dalam menyerahkan bantuan yang diberikan oleh Ketua Umum (Ketum) Laskar Nusantara, Gary Greant yang didampingi okeh Sekjen Laskar Nusantara, Djoko Purwanto beserta jaharan Laskar Nusantara.

Kami akan menyerahkan Cek sebesar 5 juta dan beberapa barang yang dibutuhkan disana, Bantuan berupa dana ini kami kumpulkan murni dari anggota Laskar Nusantara, pungkas Gary Greant saat konfrensi pers.

Posted by Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *