Hansaplast Luncurkan Inovasi Terbaru Hansaplast Spray Antiseptik

82-peluncuran__hansaplast_spray_antiseptik_di_jakarta-290x193

Suaraheadline.com Jakarta – HansapIast, sebagai ahIi produk Pertolongan Pertama, tidak pernah berhenti berinovasi dalam memberikan produk Pertolongan Pertama yang tepat guna bagi masyarakat.

Hansaplast, ahli dalam produk Pertolongan Pertama, meluncurkan inovasi terbaru Hansaplast Spray Antiseptik, produk pembersih luka yang praktis dan modern yang tidak perih, tidak berwarna dan tidak berbau.

Kandungan utama Hansaplast Spray Antiseptik adalah Polyhexamethylene Biguam’de (PHMB), zat antiseptik yang banyak digunakan oleh para dokter karena efektif dalam mengatasi infeksi, tidak perih, tidak meninggalkan noda dan tidak berbau.

Dr. Adisaputra Ramadhinara, dokter spesialis luka pertama dan satu-satunya di Indonesia, bersama Tyna Karma Mirdad, beauty and parenting influencer dan Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast, menjelaskan beberapa anggapan kurang tepat seputar pembersihan luka dan memberikan solusi yang tepat.

“Keadaaan yang dialami oleh Tyna Kanna saat membersihkan luka anaknya ditemui bukan saja di Indonesia, namun di berbagai belahan dunia. Untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pembersih luka yang praktis dan tidak menimbulkan rasa perih, Hansaplast meluncurkan inovasi terbaru yang praktis dan modern untuk membersihkan luka Hansaplast Spray Antiseptik,” ujar Dr. Adisaputra Ramadhinara dalam sebuah acara bincang-bincang bersama rekan media bertema “Semakin Perih, Semakin Bagus Mitos atau Fakta?” di Jakarta Rabu (5/9/2018).

Dr. Adisaputra Ramadhinara menambahkan “Kandungan daIam banyak produk pembersih luka yang dijual bebas mengandung bahan yang bisa menyebabkan sakit perih dan meninggalkan noda.

“Bagi saya, pembersih luka yang meninggalkan noda tidak menjadi pilihan karena menutupi luka dengan warna yang bukan warna asli luka tersebut sehingga keadaan luka yang sebenarnya tidak bisa terlihat. Di klink dan rumah sakit, saya Iebih memilih untuk menggunakan obat pembersih luka yang mengandung Polyhexanide (PHMB) sebab tidak meninggalkan noda. PHMB juga tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa perih,” jelas Dr. Adisaputra Ramadhinara, Certified Wound Specialist Physician seorang dokter spesialis luka bersertifikasi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Hansaplast menganjurkan dua langkah penting da|am proses penanganan luka akut: 1. Bersihkan luka dengan Hansaplast Spray Antiseptik untuk mencegah dan mengatasi infeksi; kemudian 2. Tutup luka dengan Plester Hansaplast untuk melindungi area yang terluka dari gesekan dan kontaminasi bakteri, serta menjaga agar luka tetap lembab. Setiap kali mengganti plester, ulangi dua langkah tersebut untuk membantu proses penyembuhan luka yang optimal.

Sementara itu President Director PT Beiersdorf Indonesia, Holger Welters mengatakan “Luka dapat terjadi kapan saja dan di mana pun. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, berdasarkan urutan proporsi terbanyak untuk tempat terjadinya cedera, sebanyak 36,596 cedera terjadi di rumah dan penyebab cedera terbanyak adalah jatuh sebanyak 40,9%.

“Kami selalu mengingatkan masyarakat bahwa luka sekecil apapun tidak boleh dianggap sepele dan perlu ditangani dengan tepat. Langkah pertama dalam proses penanganan luka adalah membersihkan luka dengan benar untuk mencegah terjadinya infeksi.” ujar Holger Welters.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.