Brand Fashion HAVA yang Tembus Pasar Mancanegara

SuaraHeadline.com Jakarta – Brand fashion lokal karya anak bangsa yang berhasil menembus pasar global pastinya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Indonesia.

Keberhasilan beberapa brand fashion yang mendunia ini tentunya tidak terlepas dari berbagai aspek seperti kualitas bahan, pemasaran, marketing campaign, dan eksistensi mereka di media sosial.

Ini membuktikan bahwa, kualitas brand fashion Indonesia tidak kalah saing dengan produk luar negeri, sehingga banyak diminati oleh masyarakat baik itu, masyarakat Indonesia maupun mancanegara.

Salah satu brand fashion Indonesia yang berhasil meraih prestasi tersebut adalah HAVA. Hava sendiri merupakan sebuah brand yang bernaung di bawah brand GAUDI yang tentunya kita sudah kenal semenjak 18 tahun lalu. HAVA menjadi sister company GAUDI yang koleksinya banyak diminati oleh para pecinta fashion Indonesia.

Dicetuskan pada tahun 2014 sebagai modest muslim wear, kini HAVA telah rebranding menjadi fashion brand untuk para hustlers atau yang kita kenal sebagai wanita karir, dengan karakter yang anggun, sophisticated yang jika di jaman sekarang biasanya lebih sering disebut dengan Lady Boss.

Baru-baru ini, HAVA merilis Doyenne Series yang terinspirasi dari para wanita yang sukses dalam bidangnya dan selalu tampil stylish. Dalam perilisannya, HAVA menggandeng desainer ternama, Tities Saputra. Adapun alasan HAVA memilih Tities karena Tities adalah salah satu desainer yang memiliki iconic prints dan juga telah banyak men-support perempuan-perempuan berkarir dalam lingkaran pertemanannya, sehingga dirasa cocok untuk mengusung tema Doyenne bersama-sama.

“Kolaborasi ini adalah salah satu cara pengenalan akan karakter atau branding HAVA yang baru. Kalau dulu fokus ke muslim wear sekarang lebih luas menjangkau market perempuan dewasa dengan karakter sophisticated, young moms dan juga wanita karir. Nah untuk koleksi Doyenne Series ini, HAVA dan Tities Sapoetra menggandeng 7 muses, yakni Audrey Tapiheru, Anastasia Siantar, Ririn Ekawati, Renitasari, Mikaila Patritz, Ucita Pohan, dan Deviana Maria,” ujar Janet Dana, CCO of HAVA.

Selain itu, sambung Janet, HAVA juga menggandeng 3 perempuan inspiratif yaitu Nisyahatala yang merupakan seorang Office Girl atau Cleaner, Indriana Prima Sari seorang Guru SLB Jakarta, dan Amanda Farliany sebagai perwakilan Teman Tuli atau Deaf Mother.

“Doyenne Series ini sendiri terbagi menjadi 30 design yang terdiri dari beberapa kategori. Dan untuk harganya berkisah antara 258 ribu rupiah sampai 578 ribu rupiah,” tambah Janet.

Nah bagi Anda yang tertarik untuk mendapatkan produk terbaru dari HAVA tersebut, bisa langsung mengunjungi www.hava.co.id atau di Shopee dan Tokopedia. Sedangkan untuk offline store akan dilaunching serentak pada 30 November 2022.

“Kami berharap produk dari HAVA bisa selalu menginspirasi para wanita karir untuk selalu percaya diri dan tetap stylish di setiap kesempatan walaupun di tengah kesibukan,” pungkas Janet.

acara launching ini juga dihadiri banyak artis ternama seperti Marianne Rumantir, Paula Verhoeven, Rianti Catwright, Kimberly Ryder, dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.