
Suara Headline – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., sepakat menjalin kemitraan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dan PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) dalam mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan, terutama di bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Yunus mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan Kabupaten Jayapura agar manfaatnya dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.
“Harapannya sangat jelas, yaitu mendorong proses pembangunan di Kabupaten Jayapura agar mewujudkan keadilan, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan,” ujar Yunus Wonda.
Menurutnya, Kabupaten Jayapura memiliki potensi untuk menjadi percontohan bagi daerah lain, mengingat posisinya sebagai salah satu wilayah penghubung sekaligus pusat kegiatan ekonomi.
Untuk merealisasikan rencana kerja sama tersebut, Pemkab Jayapura dan PPM akan melanjutkan proses melalui kajian mendalam yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Yunus menjelaskan, penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) merupakan tahap awal. Selanjutnya, tim PPM akan melakukan kajian bersama dinas-dinas terkait sebagai dasar untuk menentukan langkah berikutnya.
“Penandatanganan MoU ini merupakan tahapan awal. Setelah disahkan, tim dari PT Palma akan melakukan kajian mendalam yang melibatkan dinas-dinas terkait. Hasil kajian tersebut nantinya menjadi bagian dari proses tindak lanjut sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Sebelumnya, PPM dan Pemkab Jayapura menandatangani MoU di Palma One, Jakarta, pada Jumat (9/10/2026). Kesepakatan ini menjadi tahap awal rencana Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) melalui skema prakarsa badan usaha atau unsolicited.
Rangkaian kegiatan pada 8–9 Oktober 2026 tersebut membahas rencana kerja sama kedaulatan pangan dan energi nasional berbasis pemanfaatan lahan tidak produktif. Pendekatan yang direncanakan mencakup agroforestri, silvopastura, dan silvofishery.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama PPM, Mardianto dan jajaran direksi serta manajemen PPM.
Selain Bupati Jayapura, dari pihak Pemkab Jayapura, turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Kepala Bappeda, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Melalui tahapan kajian tersebut, rencana kemitraan diharapkan dapat diselaraskan dengan potensi wilayah, kebutuhan masyarakat, serta ketentuan yang berlaku sebelum memasuki tahap pelaksanaan.
PT Palma Pertiwi Makmur adalah mitra strategis pemerintah untuk Program Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi melalui pemberdayaan sumber daya alam lokal.
Melalui kolaborasi lintas sektor, PT PPM menjadi jembatan antara sumber daya alam Indonesia dengan kekuatan industri. PT Palma Pertiwi Makmur merupakan perusahaan KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) dan melakukan kemitraan dengan instansi dan masyarakat.
Direktur Utama PPM, Mardianto, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam pembangunan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama sebagai bangsa. Melalui kompetensi di sektor pangan dan energi, PPM ingin berkontribusi terhadap upaya mewujudkan kemandirian nasional.
“Kerja sama ini adalah kewajiban kita sebagai bagian dari bangsa. Kita harus bisa berperan aktif dan berkontribusi bersama-sama dalam membawa tujuan bangsa ini ke depan, khususnya kami yang bergerak di sektor pangan dan energi untuk mewujudkan kemandirian,” kata Mardianto.
Ia menambahkan bahwa cakupan kegiatan PPM tidak terbatas pada Kabupaten Jayapura, tetapi diarahkan pada skala nasional.
“Kita bergerak tanpa terkecuali di 38 provinsi, jadi bukan hanya khusus untuk Jayapura. Kita bergerak untuk skala Indonesia,” ujarnya.
Mardianto juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam pembangunan. Menurutnya, pemerintah, badan usaha, dan seluruh pemangku kepentingan perlu berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing agar pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama, dan kebetulan kemampuan kami ada di sektor pangan dan energi. Jadi, fokus kami ada di pangan dan energi,” tambahnya.