Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 0502/JU Ollen Frega Wenas Mengunjungi Sekolah Darurat Kartini

SuaraHeadline.com Jakarta – Dalam rangka hari Kartini Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0502/JU Koorcab Rem 052 PD Jaya Ny. Ollen Frega Wenas bersama beberapa pengurus Persit Kartika Chandra Kirana mengunjungi Sekolah Darurat Kartini yang berada di kolong jembatan tol kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. (20/04/23).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0502/JU Koorcab Rem 052 PD Jaya Ny. Ollen Frega Wenas beserta rombongan disambut penuh antusias oleh para murid, pendiri Sekolah Darurat Kartini ibu guru kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih dan beberapa orang guru sekolah.

Dalam kata sambutannya, salah seorang pendiri dan pengelola Sekolah Darurat Kartini, ibu Rossy, menyampaikan ungkapan terima-kasih dan apresiasinya kepada Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 0502/JU Ny. Ollen Frega Wenas, yang telah berkenan mengunjungi Sekolah Darurat Kartini, dan memberikan sembako, santunan yang bisa di gunakan untuk hari raya lebaran dan peralatan sekolah untuk para murid sekolah itu. 

Kunjungan Bu Ollen Frega Wenas ini adalah bentuk perhatian, dukungan dan  empati keluarga besar Persit KCK Cabang XVI Kodim 0502/JU pada Sekolah Darurat Kartin,

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 0502/JU Ny. Ollen Frega Wenas, dalam kata sambutannya menyatakan,”Kunjungan kami ke Sekolah Darurat Kartini, merupakan kunjungan silaturahmi kepadanya keluarga besar Sekolah Darurat Kartini, khususnya kepada para pendiri dan pengelola sekolah, Ibu Rossy dan Ibu Rian, yang keduanya juga merupakan anggota  Persatuan Istri Tentara (Persit). Saya pribadi sangat kagum, bangga dan sangat mengapresiasi karya dan pengabdian Ibu Rossy dan Ibu Rian dalam mendirikan dan mengelola Sekolah Darurat Kartini, yang begitu tulus, setia, tanpa pamrih berkorban secara fisik, pikiran dan dana bagi anak anak murid selama  kurang lebih 32 tahun. Ibu Sri Rossyati dan Ibu Sri Irianingsih adalah ibu-ibu Inspirator bagi Keluarga Besar Persit. Kunjungan kami di momen Bulan Suci Ramadhan dan juga dalam rangka hari Kartini ini adalah untuk memberikan dukungan moril dan motivasi bagi anak-anak murid sekolah maupun para guru dan pengelola sekolahnya

“Saya sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0502/JU Koorcab Rem 052 PD Jaya berharap semua Stakeholder memberikan dukungan dan bantuan pada Sekolah Darurat Kartini, agar para muridnya dapat belajar dengan prima dan para murid bisa meraih impian-impian dan cita-cita mereka setelah lulus dari Sekolah Darurat Kartini.”pungkas Ny. Ollen Frega Wenas

Khusus kepada sekitar 35 orang  murid Sekolah Darurat Kartini yang hadir (dari sekitar 100 orang murid Sekolah) dalam acara visitasi Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 0502/JU tersebut, 052 PD Jaya Ny. Ollen Frega Wenas menyampaikan pesan,”Anak-anak murid Sekolah Darurat Kartini, kalian adalah Generasi muda harapan bangsa. Anak-anakku, kalian juga punya hak dan cita-cita untuk menjadi orang yang berguna bagi keluarga dan bangsa. Kalian harus tetap sekolah untuk meraih cita-cita kalian. Harus jadi murid-murid yang baik dan berprestasi. Jadi, jangan sampai putus sekolah. Kalian harus selalu bersemangat untuk sekolah. Karena sekolah merupakan syarat untuk meraih cita-cita kalian.

Para murid, guru dan pengelola Sekolah Darurat Kartini tersebut terlihat sangat gembira dan bahagia atas visitasi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0502/JU Koorcab Rem 052 PD Jaya Ny. Ollen Frega Wenas dan beberapa orang pengurus lainnya

Sebagai informasi singkat, Sekolah Darurat Kartini adalah sekolah yang dipimpin oleh saudara kembar Sri Rossyati dan Sri Irianingsih yang memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak di Jakarta Utara.

Sekolah Darurat Kartini tidak pernah memungut biaya sepeser pun kepada muridnya sejak 1990. Sekolah Darurat Kartini merupakan sekolah yang dikelola oleh dua kakak beradik kembar bernama Sri Rossyati dan Sri Irianingsih. Sekolah ini sudah berdiri selama 32 tahun dan tercatat 6 kali berpindah tempat karena tergusur.

Saat didirikan pada tahun 1990, Sekolah Darurat Kartini berlokasi di Pluit. Karena penggusuran lalu pindah ke Ancol, Penjaringan, Kali Jodo, dan sekarang di pinggiran rel kereta Bandengan, yang ke semuanya berlokasi di Jakarta Utara.

Posted by Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *