
SuaraHeadline.com Jakarta – ABRACADABRA Sebuah film karya Faozan Rizal dari produser Film Terbaik FFI 2019, lfa Isfansyah yang dibintangi oleh Reza Rahadian, Lukman Sardi. Asmara Abigai, Salvital Decorte dan deretan pemain bintang lainnya, mulai tayang besok, 9 januari 2020. Film bertema pesulap dengan genre fantasi ini merupakan film ke-7 Faozan Rizal dan film ke-7 dari rumah pmduksi Fourcolours films.
ABRACADABRA berkisah tentang Lukman (Reza Rahadian), saoramg gandmaster yang sudah tidak lagi percaya pada keajaihan, la berencana untuk gagal dan sekaligus pamitan ke teman-temannya di pertunjukan sulap terakhimya. Lukman mempersiapkan trik mudah dari kotak kayu ayahnya, Ia akan memanggil seseorang dari penonton untuk masuk ke dalamnya, memakunya, mengucapkan ‘Abracadabra!”, dan tentu saja orang tersebut masih ada di dalamnya. Tapi yang tidak ia ketahui adalah kotak itu miIik banyak penyihir besar di masa IaIu, hingga akhirnya sampai ke ayahnya yang juga seorang grandmaster. Kerumitan mulai terjadi setelah seorang anak lakHaki yang masuk ke kotak kayu itu menghilang. Keanehan dan keajaiban pun muncul silih berganti karma kotak kayu itu. Dalam perjalanannya untuk menemukan kembali anak laki laki yang hilang, Lukman berusaha memecahkan rahasia kotak kayu itu dan kembali percaya pada keajaiban.
Kenapa ABRACADABRA? Menurut Faozan Rizal, “Kenapa tidak? Dunia magis dan dunia sinema adalah dua dunia yang bisa membuat saya hidup dahm dunia imajinasi saya sendiri. Walaupun penuh kebingungan tapi intinya bagaimana kita harus percaya. Jadii mari kita rayakan kebingungan ini.” lfa Isfansyah sendiri tertarik memproduseri film ABRACADABRA karena menurutnya Faozan Rizal adalah seorang yang penuh imajinasi dan mempunyai visi kreatif ysng sangat kuat. lfa lsfansyah mengatakan, ide ide Faozan yang seperti bermunculan di setiap detiknya membuat saya sangat tertarik untuk berpartner.
Bagaimana memberikan Faozan ruang dan kebebasan untuk berkarya tetapi juga sekaligus menjadi partner yang bisa membuat ide-idenya Visibel untuk diproduksi.
Film ABRACADABRA sangat berbeda dengan film-film produksi Fourcolours Films sebelumnya yang banyak mengangkat isu-isu sosial. Menanggapi hal tersebut, Ifa Isfansyah menjelaskan, “Saya selalu ingin memproduksi film~film yang merupakan visi dari sutradara. Kali ini menjadi sangat berbeda karena visi Faozan Rizal sendiri cukup berbeda. Dia mempunyai visi kreatif yang menarik dan ini membuat saya menjadi sangat tepat disaat Fourcolours Films memang selalu ingin mensupport keberagaman sinema itu
sendiri. Film Abracadabra ini justru membuat film-film produksi Fourcolours Films menjadi sangat berwama dan itu yang ingin kami sampaikan.
Film ABRACADABRA adalah karya eksplorasi yang merupakan kerja sama Fourcolours Films dengan HOOQ, Ideosource, Entertainment dan Aurora Media. Guntur Siboro, Country Head, HOOQ Indonesia mengatakan, “Sebagai salah satu konten HOOQ Originals, film Abracadabra ini menjadi salah satu bukti komitmen HOOQ Indonesia dalam memajukan industri hiburan di Indonesia.