
Suara Headline – Dalam rangka memperingati 20 tahun perjalanannya melayani masyarakat Indonesia, Primaya Hospital kembali menggelar Primaya Heart Race 2026. Memasuki penyelenggaraan tahun keenam, ajang ini mengusung tema “One Journey. One Community. 20 Years Together” sebagai ajakan kepada masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas berjalan dan berlari.
Sejak pertama kali digelar pada 2021, Primaya Heart Race telah diikuti ribuan peserta dengan total jarak tempuh hampir 572 ribu kilometer. Capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya antusiasme masyarakat dalam menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Pendaftaran Primaya Heart Race 2026 dibuka mulai 27 Juli hingga 21 Agustus 2026 melalui situs resmi Primaya Hospital. Selanjutnya, peserta akan mengikuti virtual walk & run yang berlangsung pada 25 Agustus hingga 25 September 2026.
Seluruh aktivitas dilakukan secara virtual menggunakan aplikasi GERAK, sehingga peserta dapat berjalan maupun berlari kapan saja dan di mana saja selama periode kompetisi.
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, CFA, FRM, mengatakan selama dua dekade Primaya Hospital terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif.
“Selama 20 tahun, Primaya Hospital terus bertumbuh bersama masyarakat Indonesia dengan mengedepankan keunggulan layanan dan kepedulian terhadap setiap pasien. Kami meyakini bahwa layanan kesehatan tidak hanya hadir ketika seseorang sakit, tetapi juga melalui upaya promotif dan preventif yang membantu masyarakat tetap sehat,” ujar Leona.
Menurutnya, Primaya Heart Race bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga wadah untuk membangun komunitas yang saling menginspirasi agar hidup lebih aktif, sehat, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Hadirkan Waistline Challenge
Pada penyelenggaraan tahun ini, Primaya Heart Race menghadirkan inovasi baru berupa Waistline Challenge. Selain Weekly Challenge, peserta diajak memantau perubahan lingkar pinggang selama mengikuti program.
Inisiatif tersebut menegaskan bahwa keberhasilan berolahraga tidak hanya diukur dari jumlah kilometer yang ditempuh, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan terhadap kesehatan tubuh.
Dokter spesialis jantung di Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Kevin Moses Hanky Jr Tandayu, Sp.JP, FIHA, menjelaskan bahwa berjalan dan berlari merupakan olahraga aerobik sederhana yang memiliki manfaat besar jika dilakukan secara rutin.
“Berjalan dan berlari secara rutin merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan. Aktivitas ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengontrol berat badan, menurunkan lingkar pinggang, serta mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Yang terpenting bukanlah seberapa jauh atau seberapa cepat kita berolahraga, melainkan bagaimana menjadikannya sebagai kebiasaan yang dilakukan secara konsisten,” jelas dr. Kevin.
Melalui Primaya Heart Race 2026, Primaya Hospital berharap setiap langkah yang diambil peserta menjadi bagian dari perjalanan menuju hidup yang lebih sehat. Sejalan dengan tema “One Journey. One Community. 20 Years Together”, perusahaan meyakini perubahan besar dalam kesehatan masyarakat dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.
:::